Showing posts with label Artikel Rahma Lia. Show all posts
Showing posts with label Artikel Rahma Lia. Show all posts

19 May 2011

Menanggapi Ujian Akhir Nasional (UAN)

Menanggapi Ujian Akhir Nasional (UAN)

Tahun ajaran baru sudah hampir tiba dan itu artinya sudah diselenggarakannya Ujian Akhir Nasional bagi para pelajar yang duduk dikelas akhir baik SMP maupun SMA/SMK.Ujian akhir yang merupakan syarat kelulusan sekolah tampaknya telah sedikit bergeser maknanya bagi para pelajar.Saya banyak melihat tayangan di tv bahwa banyak para pelajar menganggap ujian akhir seperti momok menakutkan. Bahkan ada pelajar yang sampai bunuh diri karena tidak lulus U A N.

Tentu seiring perkembangan jaman dan teknologi maka dunia pendidikanpun dituntut untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkualitas,maka standar nilai kelulusanpun harus disesuaikan dengan tuntutan tersebut.Saya sering melihat di tv para pelajar mengeluhkan tingginya standar nilai kelulusan sehingga berakibat banyak pelajar tidak lulus ujian akhir.Hal ini menjadi beban tersendiri bagi para pelajar sehingga mereka menganggap ujian akhir sebagi sesuatu yang menakutkan.

Para pelajar menjadi stres menghadapi ijian akhir dan ketika mereka dinyatakan tidak lulus banyak pelajar menjadi stres dan putus asa bahkan ada yang nekat bunuh diri.Saya miris sekali melihat bahwa demikian besar beban mental mereka untuk lulus,bahkan ada yang sampai menggunakan cara-cara yang tidak masuk akal agar mereka bisa lulus ujian akhir.Saya sudah lama meninggalkan bangku sekolah tapi saya merasa masa ketika saya sekolah dengan kondisi sekarang sudah jauh berbeda.

Biaya pendidikan sekarang ini semakin mahal,sehingga banyak masyarakat tidak mampu mendapat pendidikan yang baik dan memadai.Itu adalah potret buram dunia pendidikan kita yang tidak bisa dipungkiri.Ada banyak sekali contoh bagaimana pelajar yang pintar dan berprestasi justru tidak mampu melanjutkan pendidikannya karena masalah biaya.Pelajar yang bisa tetap sekolahpun kebanyakan punya rasa takut berlebih ketika menghadapi ujian akhir.

Dengan kata lain sudah mahal-mahal sekolahpun belum tentu lulus.Saya pernah secara tidak sengaja membaca sebuah tulisan disebuah surat kabar bahwa pemerintah lebih mementingkan presentase kelulusan ketimbang kualitas soal ujian akhir.Saya secara pribadi tidak tahu benar atau tidaknya tulisan tersebut hanya saja saya menyayangkan mahalnya biaya pendidikan dinegara kita.Padahal pendidikan adalah salah satu faktor penentu dalam peningkatan kualitas generasi penerus bangsa ini.

Tentu lulus atau tidaknya ujian akhir tergantung dari usaha pelajar yang bersangkutan tapi saya rasa pemerintahpun punya kewajiban untuk memberi dan menciptakan situasi yang kondusif bagi pelajar agar mereka bisa belajar dengan tenang.Tentu ada banyak hal yang berkaitan dengan hal itu,diantaranya adalah peningkatan kesejahteraan pendidik atau guru,sarana dan prasara yang memadai,dan kemudahan akses beasiswa bagi pelajar yang tidak mampu.Semoga tulisan bermanfaat bagi para pembaca.salam
Tentang Pajak Film Asing ...

Tentang Pajak Film Asing ...

Polemik soal pajak film asing atau film hollywood rupanya belum bisa diatasi. Entah sampai kapan hal ini akan terus berlarut-larut. Saya sebagai seorang penikmat film terus terang kecewa sekali karena banyak film asing terutama blockbuster yang seharusnya serentak world wide ternyata belum masuk kejaringan bioskop Indonesia. Hal ini terasa sekali dalam dua bulan terakhir karena saya pelanggan salah satu majalah film juga jadi saya tahu sedikit banyak film yang seharusnya sudah rilis.

Beberapa film yang sudah rilis antara lain Thor dan seri Pirates Caribbean yang sampai sekarang belum ada dijaringan bioskop. Padahal saya sudah lama menunggu petualangan Jack Sparrow selanjutnya. Memang ada juga beberapa film hollywood yang sudah masuk tapi tidak ada yang menarik minat saya sehingga sayapun malas untuk masuk bioskop. Kekosongan stok film hollywood akhirnya diisi beberapa film asing dari lain negara. Saya pernah menonton sebuah film kolosal dari korea dengan judul SWORD WITH NO NAME.

Memang ada nuansa tersendiri dari film tersebut tapi tetap saja saya merasa bahwa ada yang kurang karena melihat tidak adanya film hollywood yang blockbuster. Saya berharap agar pemerintah dan pihak pengimpor film secepat mungkin menyelesaikan polemik tersebut karena terus terang saya sebagai konsumen dan penikmat film merasa dirugikan. Meskipun bnyk film lokal tapi kebanyakan bertema mistik dan horor sehingga saya yang memang pembenci genre horor sama sekali tidak tertarik menonton bahkan seandainya gratis sekalipun.

Entah apakah film yang sudah ditunggu banyak orang seperti seri terakhir dari Harry Poter dan Twilight Saga akan bisa serentak world wide di Indonesia, Kita lihat saja nanti. Yang pasti sekarang ini saya hanya bisa membaca resensi film yang ingin saya lihat dimajalah. Apakah anda para movie lover merasa kecewa juga seperti saya? Karena tidak ada film yang saya anggap layak tonton akhirnya budget menonton sayapun untuk sementara waktu saya alihkan untuk membeli buku. Ada hikmahnya juga ternyata.salam..

27 April 2011

The Power of Love

The Power of Love

 Ditulis oleh Rahma Lia
 
"Cinta", sebuah kata singkat tapi bermakna seluas dunia dan sedalam samudra raya. Sesuatu yang abstrak, tidak terlihat tapi sangat mempengaruhi kehidupan kita. Bukankah hidup kita dikelilingi oleh cinta? Cinta identik dengan perasaan sayang pada seseorang,dan yang paling umum adalah cinta antara laki-laki dan perempuan. Apakah anda termasuk orang yang percaya dengan peri bahasa 'cinta pada pandangan pertama'? Jika ya maka anda orang yang beruntung karena bisa merasakan getaran cinta pada waktu singkat.

Cinta dengan kekuatannya bisa membuat hidup terasa begitu indah tapi juga bisa membuat hidup terasa begitu kejam. Saya kadang bertanya seperti apa rasanya jatuh cinta? Apakah ketika kita merindukan seseorang atau ketika kita terbiasa dengan kehadiran seseorang dalam hidup kita. Bagi saya sebagai perempuan cinta sesuatu yang agak rumit karena berkaitan dengan hati,perasaan dan juga logika. Orang yang menjadi pasangan saya bahkan sampai berdebat memojokan saya untuk membuat saya mengatakan I LOVE YOU.

Ada begitu banyak cinta dalam hidup kita ternyata. Cinta yang paling murni dan tulus adalah cinta seorang ibu kepada anaknya. Seorang ibu bahkan rela menukar hidupnya demi sang anak. Tuhan telah memberi anugrah yang begitu indah pada manusia dengan memberi rasa cinta. Cinta pada orang tua,cinta pada saudara,cinta pada pasangan,cinta pada dunia dan yang paling tinggi adalah rasa cinta pada Sang Pemberi Hidup. Cinta biasanya diiringi dengan kasih sayang,kesabaran, kejujuran dan kadang menuntut pengorbanan.

Ada satu hal yang agak unik dari rasa cinta antara laki-laki dan perempuan. Yaitu bahwa cinta laki-laki dan perempuan biasanya diiringi dengan nafsu. Anda mungkin tidak sependapat tapi menurut saya bagaimanapun bentuknya nafsu tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari cinta. Hal itu tergantung dari bagaimana pribadi masing-masing orang menyikapinya. Saya ingat film City of Angel yang begitu romantis dan bermakna bagi saya. Bahwa sang malaikat lebih memilih cintanya daripada keabadiannya.

Itulah mungkin kekuatan cinta yang bahkan sanggup membuat berbagai keajaiban dunia. Bukankah mahakarya terindah didunia didasari oleh rasa cinta? Saya ingat sepenggal kalimat dari buku Anak Bajang Menggiring Angin : 'betapa agung cinta dan kasih sayang hingga manusia lebih suka memilihnya bahkan daripada keabadian'. Karena itulah kita sebagai manusia harusnya mensyukuri anugrah Tuhan yang disebut cinta apapun bentuknya. LOVE IS BEAUTIFUL....salam

12 April 2011

Selingkuh

Selingkuh

Tulisan Rahma Lia
Pernikahan adalah awal baru dalam kehidupan setiap manusia. Pernikahan juga berarti komitmen seumur hidup pada seseorang. Komitmen yang seharusnya dilandasi cinta dan kasih sayang. Bagi saya pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan merupakan bentuk penyempurnaan ibadah kepada Sang Pencipta. Apakah anda para pembaca sependapat? Tentu anda punya opini dan persepsi masing-masing. Saya rasa tidak ada pasangan yang ketika menikah membayangkan bahwa suatu saat mereka akan berpisah. 
 
 
Lalu bagaimana ketika pernikahan tidak berjalan sesuai harapan atau bagaimana dengan pasangan yang menikah tidak dilandasi rasa cinta? Saya pernah punya pengalaman pahit pernah berhubungan dengan laki-laki yang sudah menikah walaupun pada awalnya saya sama sekali tidak tahu bahwa laki-laki itu telah berkeluarga. Ketika akhirnya saya mengetahui hal tersebut saya marah besar dan nyaris depresi karena beban perasaan. Tapi pada akhirnya saya ingin tahu apa yang menyebabkan laki-laki itu selingkuh. 
 
Sayapun mencoba menanyakan apa motif dibalik tindakannya lalu mengalirlah cerita bahwa pernikahannya tidak dilandasi cinta dan dia merasa dijebak karena perempuan yang menjadi istrinya ternyata sudah tidak perawan ketika mereka menikah. Lalu sayapun berfikir sebegitu pentingkah nilai keperawanan bagi seorang laki-laki? Lalu bagaimana dengan perempuan korban pemerkosaan yang berarti tidak lagi perawan,apa itu berarti perempuan itu tidak layak bagi seorang laki-laki? 
 
Disamping faktor tadi ternyata ada juga faktor lain yang menyebabkan laki-laki itu tidak setia yakni faktor perbedaan prinsip hidup dan cara pandang. Laki-laki cenderung menginginkan perempuan yang bisa mengimbangi sikap dan cara berfikirnya, bukan perempuan pasif yang hanya menuruti perintah. Dengan kata lain perempuan dituntut untuk bisa menjadi istri, teman, ibu dan juga lawan diskusi. Hal itulah yang tidak ditemukan laki-laki itu dalam diri sang istri sehingga akhirnya memicu perselingkuhan.
 
Disamping hal-hal tadi ada satu hal yang bisa saya tangkap dari cerita laki-laki tersebut yaitu bahwa banyak laki-laki menganggap perselingkuhan itu seperti petualangan yang memicu adrenalin. Kadang kala seorang laki-laki sama sekali tidak berniat menyakiti atau meninggal sang istri ketika mereka selingkuh, laki-laki hanya ingin merasakan sensasi berbeda ketika mereka mampu membagi waktu dan perhatiannya pada lebih dari satu perempuan. Itulah mengapa ada laki-laki beranggapan selingkuh itu indah.
 
Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menghakimi kaum laki-laki karena pada kenyataannya hanya segilintir laki-laki saja yang melakukan hal seperti itu. Sayapun sepenuhnya menyadari bahwa banyak laki-laki yang tetap setia pada pasangannya apapun situasi yang dihadapi dalam pernikahannya. Semua itu berpulang pada pribadi masing-masing. Saya sebagai perempuanpun sepenuhnya menyadari bahwa pemicu perselingkuhan lebih sering datang justru dari diri seorang istri.
 
Itulah mungkin pentingnya proses pengenalan diri masing-masing pihak sebelum melangkah lebih jauh ke jenjang pernikahan. Karena ketika sumpah atas nama Tuhan telah diucapkan itu berarti ada tanggung jawab dunia dan akhirat bagi masing-masing pihak untuk mempertahankan sebuah pernikahan sebisa mungkin. Semua orang tentu hanya ingin menikah sekali saja seumur hidup bukan?? Itulah sekelumit cerita pengalaman hidup saya,semoga bermanfaat bagi anda para pembaca. Salam

31 March 2011

HASRAT

HASRAT

Ditulis oleh Rahma Lia

Kita bertemu. Menisbikan jarak dan meniadakan beda. Kita seirama. Berdenting dalam satu nada dan harmoni lagu cinta. Kita berikrar.Akan saling menjaga dan berbagi dalam suka dan duka. Kita bersama. Mengayuh satu biduk dan menerjang segala rintangan. Kita bercinta.Meleburkan raga dan sukma. Menggapai pelangi dan nirwana.
 
Kita satu tujuan. Akan saling melengkapi dan menghargai dalam naungan ikatan suci..... Rasaku sesejuk embun pagi.Rinduku sedalam samudra raya.Gairahku sedahsyat deburan ombak.Hasratku sekokoh bentangan cadas.Cintaku sehangat mentari pagi. Kau curahan rasaku. Kau muara rinduku.Kau tumpahan gairahku.Kau tambatan hasratku. Kau semesta cintaku. Bersama kita akan melukis langit dan mewarnai dunia.KAU dan AKU.

25 March 2011

Waiting is not boring

Ditulis oleh Rahma Lia 
 
Dalam doa aku berharap.Dalam diam aku menunggu.Saat ketika kau datang dan menyapaku.Saat ketika kau berdiri memimpin takbirku.Ada yang datang dan ada yang pergi dihatiku.Dan suatu saat nanti aku yakin itu adalah kau.Suatu ketika aku pernah begitu berharap saatku telah tiba.Bahwa aku telah menemukanku. Tapi ternyata aku keliru.Dia bukan kau yang kucari.Duka dan kecewa sempat menderaku.Tapi aku sadar bahwa saatku belum tiba.Bahwa Tuhan belum mengarahkan jalanmu padaku.
 
 
 Aku tak pernah lelah menunggumu. Aku tak pernah bosan mencarimu. Hanya kadang aku bimbang. Mengapa aku harus melewati semua cerita ini hanya untuk menemukanmu. Apakah kau sepadan dengan semua air mataku.Lalu akupun mencoba mencari jawab dihening malam,diremang cahaya rembulan.Akhirnya akupun tahu bahwa tentu kau akan sepadan karena kaulah yang akan mengarahkan jalanku.Kaulah yang akan menjadi belahan jiwaku. Dan kaulah yang akan dipilih Tuhan untuk memimpin hidupku.
 
Aku tahu bahwa aku punya banyak kekurangan. Dan kuharap kaulah yang akan menyempurnakan kekuranganku. Aku hanya tahu bahwa jika saatku tiba aku akan memberikan yang terbaik dari diriku kepadamu.Dan kuharap kaupun akan memberikan yang terbaik dari dirimu. Adakah kau rasakan galau hatiku, debar rasaku dan harap cemasku. Kadang aku merasa begitu letih menunggumu. Dan kadang akupun iri pada mereka yang telah menemukanmu. Aku berusaha mencarimu dalam sosok yang datang dan pergi dalam hidupku.
 
Dimanapun kau berada aku akan menunggumu. Mungkin suatu saat aku datang padamu atau kau yang datang padaku. Tak ada yang tahu bagaimana takdir Tuhan bukan. Jadi sampai saat itu tiba aku akan disini menunggumu.Kau cintaku...
   

18 March 2011

Pray For Japan

Ditulis oleh Rahma Lia
Dunia kembali dikejutkan oleh gempa hebat dan tsunami yang meluluh lantakan Jepang. Ribuan jiwa jadi korban,blm ditambah lagi korban harta benda dan orang hilang. Simpati, empati dan bantuan mengalir dari berbagai penjuru dunia dunia,termasuk dari Indonesia. Jepang yang merupakan salah satu negara tercanggih dan terkuat dikawasan Asia pun ternyata tak berdaya menghadapi kemarahan alam. Kecanggihan teknologinya tak berarti banyak ketika Tuhan menunjukan kuasanya atas jagad raya.
 
 
Tentu kita semua masih ingat bahwa Indonesia pun pernah dihantam bencana serupa pada Desember 2004. Gempa dan tsunami telah memporak porandakan bumi Serambi Mekkah.Bahkan mungkin sampai sekarang banyak masyarakat Aceh yang masih menyimpan duka dan trauma atas tragedi tersebut.Kehilangan harta benda terlebih kehilangan orang yang dicintai tentu bukan hal gampang untuk dilupakan begitu saja. Kita sebagai orang awam mungkin hanya bisa kaget dan kasihan melihat para korban bencana.

Berbagai bantuan dan simpati yang mengalir mungkin tidak akan pernah bisa menggantikan rasa duka dan kehilangan yang dialami oleh para korban bencana. Dulu sayapun bersikap biasa saja ketika melihat para korban bencana sampai saya merasakan sendiri ketika gempa mengguncang Jogjakarta pada Mei 2006 saat saya tinggal disana.Situasi panik dan mencekam ditambah putusnya aliran listrik dan akses komunikasi membuat suasana semakin tidak menentu.

Kini ketika melihat para korban bencana dimanapun saya selalu berdoa semoga Tuhan memberikan kekuatan dan kesabaran bagi mereka.Gempa dan tsunami telah membuat Jepang luluh lantak,berbagai fasilitas nuklirpun rusak sehingga dampak radiasinya tak bisa dihindari.Tidakkah itu membuat kita semua berpikir bahwa sungguh kekuatan kita sebagai manusia sangat terbatas.Bahwa bagaimanapun hebat dan canggihnya teknologi buatan manusia tidak akan sanggup menandingi kuasa Tuhan.

Karena itulah kita sebagai manusia seharusnya senantiasa rendah hati dan menjaga serta mensyukuri atas karunia Tuhan yang melimpah pada diri kita.Dan secara pribadi saya merasakan simpati yang dalam atas bencana yang menimpa rakyat Jepang.Semoga ada hikmah yang bisa kita ambil dari setiap bancana yang menimpa.Amin

14 March 2011

Film Hollywood Menghilang ??

Ditulis oleh Rahma Lia
 
Beredar kabar bahwa film asing terutama film Hollywood akan dikenakan pajak yang tinggi oleh pemerintah dan film lokal akan dibebaskan dari pajak. Tujuannya adalah agar dunia film Indonesia semakin berkembang dan semakin banyak ditonton oleh masyarakat.D engan pajak tinggi yang kemungkinan besar akan dibebankan kepada penonton,diharapkan agar masyarakat lebih memilih menonton film lokal yang harga tiketnya lebih murah karena bebas pajak.



Saya sebagai seorang penikmat film terus terang tidak setuju jika film asing dibebani pajak berlebih apalagi sampai dilarang beredar di Indonesia.Perkembangan film lokal tidak ditentukan dari murah atau mahalnya tiket bioskop karena saya rasa masyarakat bisa menilai sendiri seperti apa kualitas kebanyakan film lokal.Saya adalah pembenci film horor dan film yang berkaitan dengan setan,hantu atau mahluk halus lainnya.Justru film sejenis itulah yang rajin dibuat oleh sineas lokal kita.

Tentu tidak semua film asingpun bagus.Saya bahkan sangat kecewa ketika menonton film EAT PRAY LOVE yang alurnya begitu datar sehingga terasa seperti menonton film dokumenter.Satu-satunya hal yang saya nikmati dari film itu adalah indahnya panorama Bali.Sayapun menikmati ketika menonton film lokal berkualitas seperti LASKAR PELANGI,NAGA BONAR JADI 2, SANG PENCERAH,PASIR BERBISIK ataupun AYAT-AYAT CINTA.

Khusus film ayat-ayat cinta saya agak kecewa karena ending filmnya berbeda dari cerita asli dibukunya. Tapi belakangan saya melihat justru dunia film lokal melulu dipenuhi tema dan judul seragam yaitu menonjolkan sensualitas dan dunia mistis. Lihat saja judulnya yg memakai kata pocong,arwah atau kuburan. Jangankan harus membayar, nonton gratispun saya tidak mau kalau hnya untuk menonton film seperti itu.

Saya berharap agar para sineas lokal lebih kreatif dalam mengembang tema film,sehingga para penikmat film seperti saya pun punya alasan untuk membayar tiket bioskop.Saya kebioskop bukan untuk menyaksikan orang berteriak-teriak ketakutan dikejar hantu untuk urusan yang tidak masuk akal. Saya rasa masyarakatpun bisa memilah dan memilih apa yang akan mereka tonton.
salam.

04 March 2011

Sandaran Hati

Sandaran Hati

Ditulis Oleh Rahma Lia

Adakah tempatku mencurahkan tangis selain dihamparan sajadah-Mu Adakah tempatku mengadukan galau selain dikeheningan malam-Mu. Alunan ayat suci-Mu membasuh keringnya hatiku Gema suara adzan-Mu mengisi relung kalbuku. Tapi kenapa aku merasa papa padahal karunia-Mu melimpahiku. Tapi kenapa aku merasa lemah padahal kekuatan-Mu tak berbatas. Mungkin karena aku adalah insan-Mu yang naif Mungkin karena aku adalah insan-Mu yang rapuh.

Ajari aku indahnya bersyukur.Ajari aku ikhlasnya menerima.Ajari aku tulusnya memaafkan. Ajari aku menjadi insan-Mu yang lebih baik. Isilah kekosongan hatiku dengan luasnya syafaat-Mu Basuhlah gersangnya hatiku dengan sejuknya makrifat-Mu. Tak ada sehelai daun yang jatuh kecuali atas ijin-Mu Tak ada setitik debu yang terbang kecuali atas kuasa-Mu. Bahkan semesta jagad raya bertakbir memuji kebesaran-Mu. Akupun bertakbir dalam setiap sujudku dipergantian waktu-Mu.

Dan semoga aku tetap bertakbir dalam setiap helaan nafasku,dalam setiap detak jantungku,dalam setiap aliran darahku. Ya RABB, engkaulah sandaran hatiku....

24 February 2011

Menjaring Matahari

Ditulis oleh Rahma Lia

Adalah judul sebuah lagu yang sangat religius tapi juga indah dan puitis yang dinyanyikan oleh Ebiet G Ade. Sebuah lagu tentang kegundahan perasaan anak manusia yang lelah mengikuti tuntutan jaman. Anda pernah mendengar lagu tersebut? Saya selalu merinding setiap kali mendengar alunan musik dan syair lagu ini. Lagu ini mengingatkan saya bahwa saya hanyalah manusia fana yang lemah dan tidak berdaya apa-apa. Bahwa segala hal dalam hidup saya telah ditentukan oleh Sang Penguasa Hidup.


Bagi saya Ebiet selalu memberi ruh pada setiap lagu-lagunya sehingga lagu tersebut tidak hanya untuk didengar dan dinikmati tapi juga untuk dimaknai. Banyak tema yang dituangkan dalam lagunya dan punya makna berbeda. Misalnya, jauh sebelum euforia anti korupsi digembar-gemborkan sekarang, Ebiet telah menulis tentang hal itu meskipun dari sudut pandang seorang tertuduh dalam lagu "ISYU". Beliau pun menulis tentang indahnya jatuh cinta dalam lagu "NYANYIAN KASMARAN", lagu yang selalu membuat saya tersenyum.

Lagu nyanyian kasmaran mengajarkan kita untuk kejarlah orang kita cintai, berusahalah menaklukan hati dan perasaannya krn diam tidak akan membawa apapun. Ebiet pun menulis tentang duka dan derita kehilangan orang yang kita cintai dalam empat seri lagu "CAMELIA". Saya bisa merasakan kesedihan yang dalam ketika mendengar alunan musik dan syair dari keempat lagu itu, terutama pada lagu camelia I dan camelia IV. Ebiet pun menulis tentang suara hati orang yang pernah terbuang dalam lagu "KALIAN DENGARKAN KELUHANKU"

Lagu ini bertutur tentang bagaimana sulitnya seorang mantan narapidana kembali ketengah masyarakat. Tatapan curiga dan cemoohan yang menyakitkan hati dari orang-orang sekitarnya.Sama seperti pesan yang hendak disampaikan dalam lagu "ORANG-ORANG TERKUCIL". Tentu anda pernah mendengar lagu "BERITA KEPADA KAWAN" dan "UNTUK KITA RENUNGKAN" yang selau diputar ditelevisi ketika ada bencana menimpa negeri ini. Sebuah lagu yang mengajarkan kita untuk berempati dan membantu orang lain yang sedang kesulitan.

Yang saya sukai dari lagu-lagu Ebiet adalah beliau selalu memakai bahasa dan kata-kata yang halus untuk menggambarkan sebuah keadaan. Mendengar lagu-lagu beliau seperti mendengar nasehat yang indah bagi saya,indah karena nasehat itu disampaikan dalam bentuk lagu sehingga tidak terasa menggurui. Lagu-lagunya merefleksikan pemahaman spiritual yang baik dari sang penulis. Meskipun saya secara pribadi tidak kenal beliau tapi saya yakin beliau adalah orang yang menghargai seni dan keindahan.

Ada banyak judul lagu lain yang juga bermakna."BINGKAI MIMPI,KUPU-KUPU KERTAS,CINTA SEBENING EMBUN, dan DEMIKIANLAH CINTA"adalah salah satu lagu favorit saya. Diantara maraknya band dan penyanyi solo sekarang ini,kontribusi seorang Ebiet G Ade terhadap musik indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Saya yakin kalau beliau punya tempat tersendiri dihati para pencinta musik dan seni.Tulisan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap karya-karyanya yang tidak lekang oleh waktu. Salam

21 February 2011

REMBULAN TENGGELAM DIWAJAHMU


Ditulis oleh Rahma Lia
"Tutup mata kita, tutup pikiran kita dari carut marut kehidupan. Mari berpikir takjim sejenak". Itu adalah sinopsis singkat dari sebuah buku yang sangat berpengaruh bagi saya. Anda pernah membaca karya Tere Liye? Saya adalah salah satu pembaca buku-buku Tere Liye dan buku favorit saya adalah "REMBULAN TENGGELAM DIWAJAHMU". Sebuah buku yang sarat makna dan pesan spiritual, buku yang mungkin paling berpengaruh terhadap diri saya sebagai seorang muslim dan perempuan.


Cerita dalam buku ini adalah tentang perjalanan hidup seorang anak manusia bernama Ray. Yang unik adalah perjalanan hidup Ray disajikan dalam bentuk flash back atau alur mundur yang dimulai ketika dia dalam keadaan koma disebuah rumah sakit. Kilasan demi kilasan mundur peristiwa dalam hidup Ray tersaji apik dan mengharukan, saya bahkan selalu menangis setiap kali membaca buku ini. Yang juga unik dari buku ini adalah diciptakannya seorang tokoh lain yang menemani Ray dalam perjalanannya mengenang masa lalu.

Tokoh yang menjawab lima pertanyaan besar dalam hidup Ray. Tidak disebutkan apakah tokoh ini manusia atau malaikat. Saya menyukai buku ini karena secara pribadi saya merasa punya beberapa kesamaan dengan tokoh utama dalam buku ini. Seperti Ray,sang tokoh utama, sayapun suka menatap rembulan. Dan sayapun punya banyak pertanyaan dalam hidup saya. Jika Ray bertanya mengapa dia tidak punya orang tua maka saya bertanya mengapa saya harus kehilangan ibu saya begitu cepat.

Jika Ray bertanya mengapa cinta dalam hidupnya begitu cepat berlalu maka saya bertanya mengapa cinta dalam hidup saya selalu berakhir getir. Ada banyak kilasan peristiwa yang sangat sedih dan mengarukan dalam buku ini. Yang juga menarik adalah bahwa Tere Liye, sang penulis, mampu membuat pertanyaan Ray dan jawaban dari sang tokoh pendamping menjadi begitu bermakna bagi setiap pembaca. Ada banyak jawaban dari sang tokoh pendamping yang membuat saya mengerti dan menyadari banyak hal dalam hidup saya.

Tere liye melalui buku ini membuat saya lebih menyadari bahwa setiap tindakan dan keputusan saya juga akan berpengaruh pada hidup orang lain.Bahwa hidup adalah mosaik yang saling berhubungan dan saling melengkapi. Saya bahkan menangis tersedu-sedu ketika sampai pada bagian dimana Ray akhirnya mendapat kesempatan sekali seumur hidup untuk melihat wajah kedua orang tuanya meskipun dialam bawah sadar. Sayapun berharap bahwa suatu saat saya akan diberi kesempatan melihat wajah ibu kandung saya.

Tentu ada juga bagian romantis dan lucu dari buku ini yaitu ketika Ray jatuh cinta pada "si gigi kelinci". Cinta selalu bisa membuat hidup menjadi begitu indah dan berwarna. Sayangnya kebahagian Ray tidak bertahan lama karena Fitri "si gigi kelincinya"nya harus meninggal ketika berusaha mempertahankan bayi dalam kandungannya yang akhirnya juga meninggal. Buku ini membantu saya belajar memaknai rasa kehilangan yang begitu rumit. Bahwa setiap yang datang suatu saat akan pergi juga, apapun sebab kepergiannya.

Diakhir kisah hidupnya yang dipenuhi kehampaan Ray memutuskan untuk mengolok-olok takdir Tuhan dengan membatukan hatinya. Tapi ternyata tak ada kekuatan manusia yang sanggup melampui kuasa Tuhan. Sayapun belajar bahwa ketika Tuhan memberi kita kesedihan maka itu adalah buah dari perbuatan kita sendiri karena hidup adalah pilihan. Jika kita memilih berbuat baik maka kebaikan pula yang akan kita dapatkan tapi kalaupun kita mendapat keburukan yakinlah bahwa Tuhan telah menyiapkan kebaikan lain yang lebih indah.

Kisah ini ditutup dengan dijawabnya pertanyaan terakhir dalam hidup Ray yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Banyak hal dalam hidup ini yang tidak kita ketahui sebab dan akibatnya karena itu adalah misteri yang dibuat Tuhan dan kita sebagai manusia hanya bisa berusaha sedangkan hasilnya serahkan pada Tuhan. Kisah ini ditutup dngan penjelasan bahwa Ray akan tersadar dari komanya selama lima hari untuk menyiapkan bekal perjalanan akhirnya. Dan saya pun menutup buku seraya menghela nafas dan mengucap ALHAMDULILLAH.

16 February 2011

Dekadensi

Ditulis oleh Rahma Lia
Mencermati beragam berita yang kurang terpuji belakangan ini, saya merasa miris. Bagaimana tidak, jika kita setiap hari disuguhi berita tentang maraknya kejahatan dan tindakan asusila. Entah apa yang sedang terjadi dngan masyarakat dan bangsa indonesia. Saya merasa bahwa sudah terjadi penurunan nilai moral dimasyarakat, hal-hal yang dulu dianggap tabu justru sekarang dianggap sesuatu yang lumrah. Ada banyak hal yang sudah berubah dalam nilai etika sosial dan perseorangan.



Hal itu agaknya merupakan dampak dari maraknya berbagai pemberitaan diberbagai media. Seiring dengan semakin canggihnya teknologi informasi maka masyarakatpun semakin mudah mengakses berita, dan tidak bisa dipungkiri bahwa teknologipun punya dampak negatif. Maraknya kasus pornografi yang tersebar luas diinternet adalah salah satu contoh. Tentu anda semua tahu kasus video porno yang melibatkan sejumlah artis yang notabene adalah orang yang diidolakan.

Anda bisa bayangkan akibatnya jika anak dibawah umur menyaksikan video tidak senonoh itu. Saya pernah membaca disebuah surat kabar bahwa anak SD pun sekarang bisa dengan mudah mengakses pornografi melalui telpon selular dan internet. Tentu dengan pengetahuan dan pendidikan seks mereka yang masih terbatas akhirnya menjerumuskan mereka pada persepsi yang salah atas apa yang mereka lihat. Akibatnya adalah maraknya kasus perkosaan yang pelakunya masih dibawah umur. Sepertinya banyak orang tidak lagi malu mengumbar aurat dimuka umum.

Hal ini semakin diperparah dengan banyaknya artis yang seharusnya jadi panutan yang baik justru malah memberi contoh buruk. Maraknya berita perceraian dikalangan artispun membawa dampak buruk dan akhirnya masyarakat berpendapat bhwa perceraian adalah sebuah tren.Yang juga membuat miris adlh berita tentang berbagai kasus korupsi dan suap dikalangan para petinggi negeri ini, sudah sedemikian merosotkah ahlak mereka sehingga tidak lagi peduli apa yang halal dan yang tidak?

Buruknya perilaku para elite politik negeri ini membuat saya heran sekaligus prihatin. Mereka adalah orang pintar dan berpendidikan tapi kenapa seperti orang buta.Sepertinya sulit sekali mencari orang jujur dinegara ini,orang yang punya kepekaan dan empati pada rakyat.Yang juga memprihatinkan adalah banyaknya kasus pertikaian etnis diberbagai propinsi,berbagai kasus kerusuhan diberbagai daerah yg tidak jarang memakan korban jiwa. Kemana perginya rasa persaudaraan dan toleransi dalam diri kita?

Yang juga menyedihkan adalah sistem peradilan yang jarang sekali berpihak pada rakyat kecil. Saya pernah melihat tayangan tentang bagaimana seorang kakek tua dituduh mencuri sebuah semangka dan akhirnya dijebloskan kepenjara.betapa menyedihkan melihat bahwa dinegara yang subur dan kaya rakyatnya justru banyak yang kelaparan. Saya hanyalah rakyat biasa seperti juga anda. Dan harapan saya dan anda kurang lebih juga sama yaitu kehidupan yang damai,aman dan tentram.Salam.

14 February 2011

Kasih Ibu Sepanjang Jalan (I LOVE YOU MOM)


Ditulis oleh Rahma Lia
IBU, sebuah kata yang simpel tapi berarti banyak hal.sosok ibu adlh sosok yang paling dekat dalam keseharian kita,sosok yang paling berperan membentuk kepribadian kita.IBU adalah orang yang mengandung, melahirkan dan membesarkan kita dengan segala pengorbanan. Tanpa mengecilkan peran ayah dalam keluarga, tulisan ini saya buat untuk almarhum kedua IBU saya. Ya saya pnya dua ibu,dua sosok prmpuan hebat dalam hidup saya.



Ibu kandung saya wafat ketika saya masih berusia enam tahun.Beliau wafat ketika melahirkan adik laki-laki saya. Dulu saya sering bertanya pada Tuhan knp ibu saya dipanggil begitu cepat, sekarang dengan segala pemahaman dan pengalaman hidup saya yakin kalau ibu kandung saya telah mendapat tempat yang layak disisi-Nya seperti yang dijanjikan dalam Al-Qur'an. Sayangnya saya tidak punya selembarpun fotonya sekedar untuk membandingkan apakah wajah saya mirip dengannya atau apakah rambut saya sepertii rambutnya.

Tidak ada sekelumitapun bayangan dibenak saya seperti apakah wajah ibu kandung saya. Yang saya ingat hanya bagaimana rintihan dan erangan kesakitannya ketika melahirkan dan akhirnya membuatnya kehilangan nyawa. Lalu saya dibesarkan oleh seorang ibu tiri. Jika banyak pendapat bahwa ibu tiri adalah sosok yang kejam, itu tidak berlaku untuk ibu saya. Umi, begitu saya dulu memanggilnya, adalah seorng perempuan hebat.Beliau telah mengorbankan hidupnya untuk mmbesarkan empat orang anak.Dari Umilah saya belajar nilai hidup.

Umi saya adalah seorang pendongeng yang hebat, sampai sekarang saya selalu merindukan berada dalam pelukan dan belaian hangatnya smbil mendengarkan dongeng hingga saya tidur. Umi adalah orang yang telah menanamkan nilai apa yang baik dan apa yang buruk dalam hidup saya. Orang yang selalu cerewet menyuruh saya untuk sholat dan belajar mengaji, orang yang selalu mengingatkan saya agar makan tepat wktu dan menghabiskan susu yang sudah dibuatnya. Dulu saya sering kesal dengan kecerewetannya tapi sekarang justru itulah yang paling saya ingat dari Umi.

Dulu saya sering mengabaikan nasehat dan larangannya tanpa menyadari bahwa itu untuk kebaikan saya sendiri. Saya ingat bahkan saya pernah dikurung dikamar karena ngotot ingin menonton pertandingan final piala dunia tengah malam ketika kelas tiga SD sedangkan umi saya melarang karena besoknya saya harus ujian kenaikan kelas.Sayapun menangis didalam kamar dan akhirnya umi saya masuk lalu menggendong saya keruang tengah untuk menonton pertandingan itu.Sekarang saya hanya bisa tertawa ketika mengingat semua kenakalan saya.

Karena itu bagi anda yang msh memiliki ibu sayangi dan berbaktilah kepada ibu anda selagi sempat, ingatlah bahwa surga ada dibawah telapak kaki ibu. Jika anda sudah tidak memiliki ibu,berdoalah untuknya, bersedekahlah atas namanya dan ziarahilah kuburnya karena salah satu amal yang tidak akan putus adalah doa anak yang soleh. Saya merasa bangga karena tidak semua orang punya dua ibu, sayapun mendoakan dan mencintainya dengan sama besarnya. Meskipun saya hanya tahu wajah ibu tiri saya.

Itulah sekelumit cerita saya tentang sosok ibu dalam hidup saya, saya yakin anda pun pnya cerita dan kenangan tentang sosok ibu dalam hidup anda. Apapun panggilan kita pada sosok ibu, mamak, mbok, mami atau umi, sosok ibu adalah sosok yang identik dengan kelembutan, kasih sayang dan kesabaran. Saya ingat sebuah kalimat "Lost a mother is lost a part of our soul". Ya Allah berikanlah tempat yang layak untuk kedua ibuku. Amin.

06 February 2011

Man! I feel like a woman!

Ditulis oleh Rahma Lia
 
Pria dan wanita adalah pasangan yang saling mmbutuhkan.Pria dengan kekuatan dan keperkasaannya dan wanita dengan kelemahan dan kelembutannya adalah paduan harmonis yang telah diciptakan Tuhan untuk saling melengkapi. Dalam ajaran Islam wanita diberi tempat terhormat dan saya sebagai seorang wanita merasa bangga dengan hal itu. Ditengah derasnya isu tentang feminisme, emansipasi dan kesetaraan gender, ada beberapa hal mnrik yang saya cermati.
 
Pertama, fakta bahwa wanita memang mahluk lemah, tapi bahkan pria paling hebat dan berkuasa dalam sejarah pernah tunduk di kaki seorang wanita. Sang penakluk Marc Anthony tunduk dikaki seorang Cleopatra atau salah satu org yang mgkn paling dibenci dalam sejarah (Hitler) pun tunduk pada seorang Eva Braun dan perang Troya yang katanya salah satu perang terdahsyat dalam sejarah disebabkan karena perebutan seorang wanita. Kedua, ada satu hal yang tidak akan bisa dilakukan pria sehebat dan sepintar apapun dia yaitu hamil dan melahirkan.

Tuhan telah menentukan bahwa keistimewaan hanya untuk wanita. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mengugat dominasi pria karena dalam ajaran Islam posisi wanita adalah makmum dibelakang pria. Seorang wanita dilarang mengumandangkan adzan selama masih ada pria. Biasanya sosok wanita identik dengan kecantikan, keindahan dan kelembutan. Hal itu tergantung bagaimana wanita yang bersangkutan memposisikan diri. Karena itu bagi anda para wanita “you must proud be a woman”.

Tapi ditengah arus modernisasi dan emansipasi jangan lupa bahwa kodariat seorang wanita adalah menjadi ibu, karena dari tangan seorang ibulah masa depan dunia ditentukan. Baik buruknya seorang wanita menentukan baik buruknya suatu bangsa. Karena itu hal terpenting dari menjadi seorang wanita adalah jadilah seorang ibu dan istri yang baik. Wanita dengan segala kedalaman dan kerumitan perasaannya adalah sosok yang kompleks, jangan coba menyakiti lahir atau batinnya karena anda tidak akan tahu apa akibatnya.

Saya ingat sepenggal kalimat yang ditulis oleh salah satu penulis favorit saya (Andariei Aksana) "dan wanita yang disakiti bahkan sanggup meratakan gunung dan mengeringkan samudera". Maksud kalimat itu tentu tidak secara harfiah, tapi itu cukup memberi gambaran bagaimana kompleksnya sosok wanita. Semoga tulisan ini bisa memberi sedikit manfaat bagi pembacanya, dan bagi anda para pria jadilah imam yang baik agar wanita seperti andapun bisa jadi makmum yang baik. Salam.

05 February 2011

ANAK BAJANG MENGGIRING ANGIN

ANAK BAJANG MENGGIRING ANGIN

Tulisan ini tentang sebuah buku yang sangat spesial buat saya. Buku yang sampai saat ini belum saya temukan bandingannya. Judul buku ini "ANAK BAJANG MENGGIRING ANGIN" ditulis oleh seorang Nasrani kelahiran Batu Malang. Inti ceritanya adalah kisah pewayangan Ramayana yang mungkin tidak asing bagi masyarakat Jawa atau Sunda, yang membuat buku ini berbeda adalah tata bahasa yang diinginkan yang banyak memakai perumpamaan seperti alegori atau hiperbola. Tata bahasa buku ini sangat indah sekaligus puitis dan ritmis.
Saya pertama kali kenal buku ini ketika masih duduk dibangku kelas 2 SMK, hampir 12 tahun yang lalu. Tapi sampai sekarang ada banyak kata-kata dalam buku ini yang belum saya pahami artinya karena ditulis dalam bahasa pewayangan. Saya jatuh cinta pada buku ini ketika pertama kali membacanya. Tidak pernah terbayang sebelumnya bahwa ada buku yang bisa menggambarkan kecantikan dan keanggunan seorang perempuan dengan sampurna dan sama sekali tidak berkesan porno dan melecehkan. Berikut saya kutip beberapa kalimat dari buku tersebut :
"Sinta seramping seberkas cahaya ilahi yang memancar dari mata asamaara dewa surya. Kata-katanya merdu bagai suara embun yang malas jatuh dari pucuk daun kembang-kembangan. Bunga pudak hutan buru-buru memperelok diri ketika iri menyaksikan betis dewi sinta yang menyala seperti bianglala dan bunga-bunga angsoka itu lebih memilih mati daripada harus disingkirkan dari buah dadanya yang bundar laksana sepasang matahari senja yang terbelalak dirayu asamaara ketika menyaksikan bulan sedang mandi”. Diantara maraknya karya sastra kontemporer, buku ini menjadi karya sastra klasik yang memikat.
 Cerita ramayana dengan dewa dewinya memang identik dengan latar belakang dan budaya Hindu, tapi cerita ini justru ditulis oleh Sindhunata yang seorang Jawa Nasrani. Hal ini membuat saya berpikir bahwa nilai kebaikan dan humanisamae mampu melewati batas agama dan bahwa semua agama pada dasarnya mengajarkan kebaikan bagi penganutnya. Buku ini merefleksikan kedalaman spiritual dan pemahaman hidup sang penulis terlepas dari apapun kepercayaan yang dianutnya. semoga kitapun bisa belajar dari buku ini agar bisa membuat dunia yang lebih baik. salam dari penulis.