Rahma “Mama” Lia

Bisa kenal dia dari jejaring sosial, awalnya dia rajin komentar distatus yang aku buat di sebuah situs terkenal. Akhirnya sampai sekarang pun jadi temen ngobrol yang baik. Kesan awal pas baru kenal sama dia, sepertinya dia orang serius jarang bercanda. Baru kenal langsung saya langsung ditanya “what your fave movie?”, nonton bioskop aja uda lama ga pernah malah ditanya film favorit. Dan lagi-lagi sepertinya dia orang yang jutek, kenapa saya tau itu, karena dia sendiri yang bilang jutek…. Memang dia itu ga bisa basa basi ma orang, to the point aja. Dengan pendekatan dan strategi khusus, akhirnya dia sudah ga jutek lagi khususnya sama saya, sudah mulai bisa luwes, dan pelan-pelan juga sudah mau terbuka, dikit-dikit sudah mau curhat. Dulu baru kenal aku panggil dia “Lia”, tapi berhubung dia panggil aku Pa, aku balas dia panggil Ma.
Tidak salah memang aku memanggilnya Ma, karena menurutku dia itu sudah Mama Banget. Meskipun dia itu belom merid, tapi dia sudah terbiasa sejak kecil ngurusi kerjaan rumah dari mulai masak, ngepel, dll… (setau aku ya Cuma itu)
Dia juga termasuk pekerja keras, kerja mulai jam 9 pagi sampai jam 10 malam, gila.. lama banget jam kerjanya. Kuat juga dia kerja selama itu, padahal dia termasuk orang yang males makan. Itu yang menurutku jadi kekurangannya, dengan pekerjaan yang seperti itu mestinya makan harus dijaga bukannya malah males makan. Dalam sehari biasanya Lia Cuma makan 1 atau 2 kali, selebihnya dia lebih memilih minum susu buatannya sendiri untuk melengkapi nutrisi tubuhnya. Dan satu lagi, dia itu hobi baca buku. Disela-sela waktu senggangnya dia acap kali membeli buku-buku yang menurutnya bagus untuk dibaca dikamarnya sambil selimutan. Dia itu demen banget SMSan sama pa guru…hehehe
Dia itu suka ngatain aku kebluk, kadang-kadang juga ngatain aku teler, padahal dia sendiri ga sadar sering teler duluan. Haha…


Rahma Lia
 Liat aja tuh fotonya, seperti senyum tapi gak senyum. Senyumnya Cuma 1 persen, katanya se dia Senyum didalam hati,…. Mana ada? Ya begitulah Rahma “Mama” Lia

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar
3 Februari 2011 23.08 delete

wah ... jadi ingin kenal dengan mama Lia ...

Reply
avatar