Man! I feel like a woman!

Ditulis oleh Rahma Lia
 
Pria dan wanita adalah pasangan yang saling mmbutuhkan.Pria dengan kekuatan dan keperkasaannya dan wanita dengan kelemahan dan kelembutannya adalah paduan harmonis yang telah diciptakan Tuhan untuk saling melengkapi. Dalam ajaran Islam wanita diberi tempat terhormat dan saya sebagai seorang wanita merasa bangga dengan hal itu. Ditengah derasnya isu tentang feminisme, emansipasi dan kesetaraan gender, ada beberapa hal mnrik yang saya cermati.
 
Pertama, fakta bahwa wanita memang mahluk lemah, tapi bahkan pria paling hebat dan berkuasa dalam sejarah pernah tunduk di kaki seorang wanita. Sang penakluk Marc Anthony tunduk dikaki seorang Cleopatra atau salah satu org yang mgkn paling dibenci dalam sejarah (Hitler) pun tunduk pada seorang Eva Braun dan perang Troya yang katanya salah satu perang terdahsyat dalam sejarah disebabkan karena perebutan seorang wanita. Kedua, ada satu hal yang tidak akan bisa dilakukan pria sehebat dan sepintar apapun dia yaitu hamil dan melahirkan.

Tuhan telah menentukan bahwa keistimewaan hanya untuk wanita. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mengugat dominasi pria karena dalam ajaran Islam posisi wanita adalah makmum dibelakang pria. Seorang wanita dilarang mengumandangkan adzan selama masih ada pria. Biasanya sosok wanita identik dengan kecantikan, keindahan dan kelembutan. Hal itu tergantung bagaimana wanita yang bersangkutan memposisikan diri. Karena itu bagi anda para wanita “you must proud be a woman”.

Tapi ditengah arus modernisasi dan emansipasi jangan lupa bahwa kodariat seorang wanita adalah menjadi ibu, karena dari tangan seorang ibulah masa depan dunia ditentukan. Baik buruknya seorang wanita menentukan baik buruknya suatu bangsa. Karena itu hal terpenting dari menjadi seorang wanita adalah jadilah seorang ibu dan istri yang baik. Wanita dengan segala kedalaman dan kerumitan perasaannya adalah sosok yang kompleks, jangan coba menyakiti lahir atau batinnya karena anda tidak akan tahu apa akibatnya.

Saya ingat sepenggal kalimat yang ditulis oleh salah satu penulis favorit saya (Andariei Aksana) "dan wanita yang disakiti bahkan sanggup meratakan gunung dan mengeringkan samudera". Maksud kalimat itu tentu tidak secara harfiah, tapi itu cukup memberi gambaran bagaimana kompleksnya sosok wanita. Semoga tulisan ini bisa memberi sedikit manfaat bagi pembacanya, dan bagi anda para pria jadilah imam yang baik agar wanita seperti andapun bisa jadi makmum yang baik. Salam.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar
8 Februari 2011 01.46 delete

saya juga teringat dengan kata : "bahwa dibalik keberhasilan seorang pria tentulah ada seorang wanita tangguh dibaliknya", nice posting sahabat
Salam

Reply
avatar
27 Februari 2011 04.34 delete

wanita adalah mahluk yang amat mulia daripada pria.

Reply
avatar